Angkur bounding bekerja dengan cara mengikat bolt dengan media aplikasi. Simplifikasi dari angkur ini adalah seperti lem pada umumnya, namun dengan daya lekat yang sangat kuat sehingga sering digunakan pada konstruksi beton maupun baja.
Meskipun kedua jenis angkur ini punya perbedaan, namun keduanya sama-sama punya tujuan, yaitu untuk memastikan kestabilan dan kekuatan struktur dan konstruksi bangunan.
Penggunaan angkur harus dilakukan dengan benar untuk memastikan efektivitasnya. Berikut adalah langkah-langkah umum dalam penggunaan angkur:
Dalam dunia konstruksi, salah satu elemen critical yang seringkali terabaikan namun memegang peranan penting adalah angkur. Tetapi, Apa itu angkur? Singkatnya, angkur adalah perangkat berbentuk baut atau sekrup yang digunakan untuk menghubungkan struktur bangunan dengan beton atau content lainnya.
Beban yang diterima angkur ini bisa berasal dari berbagai sumber, seperti beban dari benda yang dipasang pada struktur tersebut, beban dari angin atau goncangan gempa bumi, atau beban dari tekanan tanah bagi struktur yang berada di bawah permukaan tanah.
Jangan sembarangan memilih ukuran, karena ukuran angkur juga harus dipilih dengan tepat, sesuai dengan beban dan jenis benda yang akan dipasang. Misal, benda berat memerlukan angkur dengan ukuran yang lebih besar dan kuat agar sepadan.
biasanya digunakan pada proyek konstruksi skala kecil hingga menengah, atau dalam proyek renovasi dan perbaikan struktur yang sudah ada.
Selain itu, angkur baja juga bertugas untuk mendistribusikan beban secara merata guna mengurangi tekanan pada titik-titik tertentu. Ini dapat mencegah kegagalan more info struktural seperti retakan atau runtuhnya bagian bangunan.
Bahan yang digunakan untuk membuat angkur sangat mempengaruhi kekuatannya. Angkur baja biasanya terbuat dari baja karbon, baja tahan karat, atau baja paduan. Baja karbon memiliki kekuatan tarik tinggi, sedangkan baja tahan karat unggul dalam ketahanan korosi.
Ukuran ini memungkinkan angkur untuk menahan beban berat dan memberikan stabilitas tambahan pada struktur.
Baja Karbon: Baja karbon adalah bahan yang paling umum digunakan untuk angkur. Bahan ini memiliki kekuatan tarik yang tinggi dan tahan terhadap korosi, sehingga cocok untuk digunakan di lingkungan luar ruangan.
Dokumentasi: Simpan catatan tentang pemasangan dan pemeriksaan angkur. Dokumentasi ini penting untuk here audit keselamatan dan pemeliharaan.
Pelaksanaan pemasangan meruakan faktor penentu kuat atau tidaknya angkur sebagai jangkar/pengikat sebuah konstruksi. Seperti ini cara para tukang yang telah menguasai teknik pemasangan angkur baja agar kuat.
Selain terbuat dari besi beton polos. Angkur M19 semakin bagus kualitasnya, bila menggunakan besi beton ulir. Ketentuan tentang dimensi angkur seperti berikut: